BMKG mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis 97S di wilayah perairan selatan Indonesia. Sistem cuaca ini berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di sejumlah daerah.
Bibit siklon tersebut terpantau memiliki tekanan rendah dan pola angin yang mulai terbentuk. Namun, kekuatannya masih terus dipantau.
BMKG menyebut dampak awal berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang. Wilayah pesisir menjadi area yang perlu waspada.
Baca juga: Tarif BPJS Kesehatan 2026 dan Cara Bayar Lewat HP
Potensi Dampak Cuaca
Selain itu, gelombang laut berpotensi meningkat di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Nelayan diminta berhati-hati saat melaut.

Namun, BMKG menegaskan belum semua bibit siklon berkembang menjadi siklon tropis. Pemantauan intensif terus dilakukan.
Baca juga:Pegawai SPPG Diangkat PPPK, Aliansi R4: Miris
Di sisi lain, masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi BMKG. Peringatan dini cuaca ekstrem perlu diperhatikan.
Dengan demikian, kesiapsiagaan sejak dini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem.